Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Lariang:

Kecamatan Lariang memiliki 7 Desa/Kelurahan.

Parabu

Kodepos: 91577

Kenangan

Kodepos: 91577

Bajawali

Kodepos: 91577

Singgani

Kodepos: 91577

Kulu

Kodepos: 91577

Batu Matoru

Kodepos: 91577

Bambakoro

Kodepos: 91577

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Oke, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Lariang, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pantai Lariang</b> (Pantai dengan pasir putih yang luas, cocok untuk bersantai dan menikmati pemandangan laut yang indah. Terkadang ombaknya cukup besar, sehingga cocok untuk berselancar bagi yang berpengalaman).
2. <b>Air Terjun Salu Dewata</b> (Air terjun yang menawarkan kesegaran alami dengan air yang jernih dan dikelilingi pepohonan yang rindang. Cocok untuk berenang dan menikmati suasana alam yang tenang).
3. <b>Hutan Mangrove Lariang</b> (Kawasan konservasi mangrove yang penting, menawarkan keindahan ekosistem mangrove dan menjadi habitat berbagai jenis burung dan satwa liar. Cocok untuk wisata edukasi dan menikmati keindahan alam).

**Kuliner:**

1. <b>Ikan Bakar Segar Lariang</b> (Ikan bakar yang diolah dengan bumbu khas lokal, disajikan langsung dari hasil tangkapan nelayan setempat. Dijamin segar dan nikmat).
2. <b>Jepa</b> (Makanan tradisional yang terbuat dari singkong parut yang dikukus dan disajikan dengan kelapa parut dan gula merah. Rasanya manis dan gurih).
3. <b>Kapurung</b> (Makanan berkuah yang terbuat dari sagu, sayuran, dan ikan atau daging. Rasanya segar dan gurih, cocok disantap saat cuaca dingin).

**Hal Menarik Lainnya:**

1. <b>Upacara Adat Mapaccing</b> (Upacara adat pembersihan diri dan lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat lokal. Merupakan bagian dari tradisi dan budaya yang masih dilestarikan).
2. <b>Kerajinan Tangan Anyaman Pandan</b> (Keterampilan masyarakat lokal dalam membuat berbagai kerajinan tangan dari daun pandan, seperti tikar, tas, dan topi. Menjadi sumber mata pencaharian dan bagian dari warisan budaya).