Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Gelok Beam:

Kecamatan Gelok Beam memiliki 9 Desa/Kelurahan.

Pirambor

Kodepos: 99561

Gondura

Kodepos: 99561

Juta

Kodepos: 99561

Tigima

Kodepos: 99561

Gelok

Kodepos: 99561

Murtani

Kodepos: 99561

Beam

Kodepos: 99561

Wanggu

Kodepos: 99561

Kulip

Kodepos: 99561

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Oke, berikut adalah daftar poin tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Gelok Beam, Lanny Jaya, Papua. Karena informasi spesifik mengenai tempat wisata dan kuliner di kecamatan ini sangat terbatas, saya akan memberikan contoh berdasarkan potensi umum di daerah pegunungan Papua dengan penyesuaian.

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pemandangan Lembah Gelok Beam</b> (Menawarkan panorama lembah yang indah dengan hamparan perkebunan masyarakat dan rumah-rumah tradisional Honai yang tersebar).
2. <b>Sungai Baliem (Cabang Gelok Beam)</b> (Menyusuri sungai menggunakan perahu tradisional, menikmati keindahan alam dan interaksi dengan masyarakat lokal).
3. <b>Air Terjun Alami</b> (Mendaki menuju air terjun tersembunyi di tengah hutan pegunungan, menikmati kesegaran air dan keindahan alam yang masih alami).

**Kuliner:**

1. <b>Babi Bakar Batu</b> (Daging babi yang dimasak dengan cara tradisional Papua, dibakar di dalam lubang yang diisi dengan batu panas, menghasilkan rasa yang unik dan lezat. Biasanya disajikan saat upacara adat atau acara khusus).
2. <b>Ubi Jalar Bakar</b> (Ubi jalar, makanan pokok masyarakat Papua, dibakar langsung di atas bara api, menghasilkan rasa manis alami dan aroma yang khas).
3. <b>Sayur Lilin</b> (Sayuran hijau lokal yang dimasak dengan cara direbus atau ditumis. Teksturnya unik dan rasanya segar).

**Hal Menarik:**

1. <b>Rumah Honai</b> (Rumah tradisional suku Dani yang berbentuk bulat dengan atap jerami. Merupakan simbol budaya dan kearifan lokal dalam beradaptasi dengan iklim pegunungan).
2. <b>Upacara Bakar Batu</b> (Upacara adat penting dalam budaya suku Dani yang melibatkan memasak makanan secara bersama-sama di dalam lubang yang dipenuhi batu panas. Simbol persatuan dan syukur atas hasil panen).