Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Kaitaro:

Kecamatan Kaitaro memiliki 5 Desa/Kelurahan.

Sara

Kodepos: 98134

Warga Nusa I (Warganusa I / Warbanusa I)

Kodepos: 98134

Warga Nusa II

Kodepos: 98134

Tugarama (Tugerama)

Kodepos: 98134

Suga

Kodepos: 98134

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Oke, berikut adalah daftar poin tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Kaitaro, Teluk Bintuni, Kabupaten, Papua Barat, sesuai permintaan Anda:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pantai Kamali</b> (Pantai berpasir putih yang indah dengan pemandangan laut yang menawan, cocok untuk bersantai dan menikmati matahari terbenam).
2. <b>Hutan Mangrove Kaitaro</b> (Ekosistem mangrove yang luas dan terjaga dengan baik, menawarkan pengalaman ekowisata yang unik dan kesempatan untuk mengamati berbagai jenis burung dan biota laut).
3. <b>Air Terjun Kali Kaitaro</b> (Air terjun alami yang terletak di pedalaman hutan, menawarkan kesegaran dan keindahan alam yang masih asri, ideal untuk petualangan dan rekreasi alam).

**Kuliner:**

1. <b>Ikan Bakar Manokwari</b> (Ikan segar yang dibakar dengan bumbu khas Manokwari, disajikan dengan sambal dan lalapan, memberikan cita rasa yang lezat dan menggugah selera).
2. <b>Sate Ulat Sagu</b> (Makanan tradisional Papua yang terbuat dari ulat sagu yang ditusuk dan dibakar, kaya akan protein dan memiliki rasa gurih yang unik).
3. <b>Papeda</b> (Makanan pokok masyarakat Papua yang terbuat dari sagu, bertekstur lengket dan biasanya disantap dengan ikan kuah kuning atau sayuran).

**Hal Menarik:**

1. <b>Kearifan Lokal Masyarakat Kaitaro</b> (Tradisi dan budaya masyarakat asli Kaitaro yang masih dipertahankan, seperti upacara adat, seni tari, dan kerajinan tangan, menawarkan wawasan tentang kehidupan dan nilai-nilai lokal).
2. <b>Potensi Perikanan dan Kelautan</b> (Kecamatan Kaitaro memiliki potensi perikanan dan kelautan yang besar, dengan berbagai jenis ikan, udang, dan hasil laut lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat).