Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Sukun:

Kecamatan Sukun memiliki 11 Desa/Kelurahan.

Ciptomulyo

Kodepos: 65148

Gadang

Kodepos: 65149

Kebonsari

Kodepos: 65149

Bandungrejosari

Kodepos: 65148

Sukun

Kodepos: 65147

Tanjungrejo

Kodepos: 65147

Pisangcandi (Pisang Candi)

Kodepos: 65146

Bandulan

Kodepos: 65146

Karangbesuki (Karang Besuki)

Kodepos: 65149

Mulyorejo

Kodepos: 65147

Bakalankrajan (Bakalan Krajan)

Kodepos: 65148

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Oke, berikut adalah rekomendasi tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Sukun, Malang dalam format yang Anda minta:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Taman Krida Budaya Jawa Timur</b> (Taman luas dengan panggung terbuka yang sering digunakan untuk pertunjukan seni dan budaya. Cocok untuk bersantai dan menikmati suasana.)
2. <b>Kolam Renang Tirta Alam Sukun</b> (Kolam renang dengan air alami yang segar dan sejuk. Ideal untuk keluarga dan anak-anak.)
3. <b>Puncak Mandala</b> (Area perbukitan yang menawarkan pemandangan kota Malang dari ketinggian. Cocok untuk menikmati sunrise atau sunset.)

**Kuliner:**

1. <b>Warung Lesehan SS (Spesial Sambal) Sukun</b> (Warung lesehan yang terkenal dengan berbagai macam sambal dan lauk pauknya. Pilihan tepat untuk makan siang atau malam dengan harga terjangkau.)
2. <b>Sate Hot Plate Pak Suroto</b> (Sate yang disajikan di atas hot plate dengan bumbu yang lezat dan pedas. Wajib dicoba bagi pecinta kuliner pedas.)
3. <b>Pecel Lele dan Ayam Goreng Cak Ali</b> (Warung pecel lele dan ayam goreng yang selalu ramai pengunjung. Rasanya yang khas dan harga yang bersahabat menjadi daya tariknya.)

**Hal Menarik Lainnya:**

1. <b>Sentra Kerajinan Topeng Malangan</b> (Sukun merupakan salah satu pusat pembuatan topeng Malangan. Pengunjung dapat melihat proses pembuatan dan membeli topeng sebagai oleh-oleh.)
2. <b>Pasar Tradisional Sukun</b> (Pasar tradisional yang ramai dengan berbagai macam kebutuhan sehari-hari dan kuliner lokal. Suasana pasar yang otentik menjadi daya tarik tersendiri.)