Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Kras:

Kecamatan Kras memiliki 16 Desa/Kelurahan.

Setonorejo

Kodepos: 64172

Pelas

Kodepos: 64172

Bleber

Kodepos: 64172

Butuh

Kodepos: 64172

Jabang

Kodepos: 64172

Mojosari

Kodepos: 64172

Rejomulyo

Kodepos: 64172

Karangtalun

Kodepos: 64172

Nyawangan

Kodepos: 64172

Purwodadi

Kodepos: 64172

Kras

Kodepos: 64172

Bendosari

Kodepos: 64172

Kanigoro

Kodepos: 64172

Krandang

Kodepos: 64172

Banjaranyar

Kodepos: 64172

Jambean

Kodepos: 64172

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Baik, berikut adalah daftar tempat wisata, tempat kuliner, dan hal menarik lainnya di Kecamatan Kras, Kediri, Kabupaten, Jawa Timur:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Sendang Tirto Kamandanu</b> (Pemandian alami yang dipercaya memiliki khasiat tertentu. Cocok untuk relaksasi dan wisata keluarga.)
2. <b>Candi Tondowongso</b> (Situs bersejarah berupa reruntuhan candi yang menyimpan nilai arkeologi dan sejarah, memberikan gambaran tentang masa lampau Kediri.)
3. <b>Wisata Bukit Gandrung</b> (Area perbukitan dengan pemandangan indah, spot foto menarik, dan suasana yang tenang. Cocok untuk pecinta alam dan fotografi.)

**Kuliner:**

1. <b>Sate Bekicot Kras</b> (Sate yang terbuat dari bekicot yang diolah dengan bumbu khas, menjadi kuliner unik dan populer di wilayah Kras.)
2. <b>Pecel Tumpang Kras</b> (Nasi pecel dengan sambal tumpang (fermentasi tempe) yang khas, memberikan cita rasa unik dan otentik.)
3. <b>Warung Kopi di sekitar Pasar Kras</b> (Menawarkan berbagai jenis kopi lokal dan makanan ringan tradisional, tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati suasana pasar.)

**Hal Menarik Lainnya:**

1. <b>Kerajinan Anyaman Bambu</b> (Kecamatan Kras dikenal dengan kerajinan anyaman bambunya yang berkualitas. Pengunjung dapat melihat proses pembuatan atau membeli produk kerajinan sebagai oleh-oleh.)
2. <b>Tradisi Lokal dalam Pertanian</b> (Kecamatan Kras memiliki tradisi lokal yang unik dalam bertani, seperti penggunaan pupuk organik tradisional atau ritual sebelum panen, yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat.)