Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Curahdami:

Kecamatan Curahdami memiliki 12 Desa/Kelurahan.

Curahdami

Kodepos: 68250

Jetis

Kodepos: 68250

Pakuwesi

Kodepos: 68250

Kupang

Kodepos: 68250

Petung

Kodepos: 68250

Panambangan (Penambangan)

Kodepos: 68250

Curahpoh

Kodepos: 68250

Poncogati

Kodepos: 68250

Sumber Suko (Sumbersuko)

Kodepos: 68250

Selolembu (Silolembu)

Kodepos: 68250

Locare

Kodepos: 68250

Sumber Salak

Kodepos: 68250

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Baik, berikut adalah daftar tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Curahdami, Bondowoso:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Pemandian Air Hangat Blawan</b> (Pemandian air panas alami yang terletak di kaki Gunung Raung, menawarkan relaksasi dengan kandungan belerang yang bermanfaat bagi kesehatan).
2. <b>Air Terjun Tasnan</b> (Air terjun yang masih alami dengan pemandangan alam yang asri, cocok untuk refreshing dan menikmati keindahan alam).
3. <b>Perkebunan Kopi</b> (Kecamatan Curahdami dikenal sebagai penghasil kopi robusta. Anda dapat mengunjungi perkebunan kopi untuk melihat proses penanaman hingga pengolahan kopi).

**Kuliner:**

1. <b>Tape Singkong</b> (Makanan fermentasi dari singkong yang sangat populer di Bondowoso. Tape Curahdami memiliki cita rasa manis dan tekstur yang khas).
2. <b>Nasi RONDE (Nasi Runggkad Ndase)</b> (Nasi yang disajikan dengan lauk pauk tradisional seperti ayam goreng, tahu, tempe, dan sambal. Pilihan lauk yang beragam menjadikan hidangan ini nikmat).
3. <b>Kopi Bondowoso</b> (Jangan lewatkan kesempatan mencicipi kopi robusta lokal yang terkenal. Banyak warung kopi di Curahdami menawarkan seduhan kopi dengan cita rasa yang khas).

**Hal Menarik Lainnya:**

1. <b>Tradisi Petik Kopi</b> (Mengikuti tradisi panen kopi bersama petani lokal, belajar tentang proses pemetikan kopi yang benar, dan merasakan pengalaman otentik).
2. <b>Kehidupan Masyarakat Agaris</b> (Mengamati dan berinteraksi dengan masyarakat Curahdami yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, merasakan keramahan dan budaya lokal yang khas).