Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Garung:

Kecamatan Garung memiliki 15 Desa/Kelurahan.

Garung

Kodepos: 56353

Lengkong

Kodepos: 56353

Gemblengan

Kodepos: 56353

Sendangsari

Kodepos: 56353

Kayugiyang

Kodepos: 56353

Siwuran

Kodepos: 56353

Kuripan

Kodepos: 56353

Jengkol

Kodepos: 56353

Tlogo

Kodepos: 56353

Maron

Kodepos: 56353

Menjer

Kodepos: 56353

Mlandi

Kodepos: 56353

Laranganlor (Larangan Lor)

Kodepos: 56353

Sitiharjo

Kodepos: 56353

Tegalsari

Kodepos: 56353

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Tentu, berikut adalah daftar tempat wisata, tempat kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Garung, Wonosobo:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Telaga Menjer</b> (Telaga alami yang indah dengan pemandangan gunung yang memukau. Bisa menikmati perahu wisata atau sekedar bersantai di tepi telaga.)
2. <b>Bukit Seroja</b> (Menawarkan pemandangan Telaga Menjer dari ketinggian. Cocok untuk menikmati sunrise dan sunset dengan latar belakang yang spektakuler.)
3. <b>Embung Sikunang</b> (Embung yang dikelilingi perkebunan teh dengan pemandangan yang menenangkan. Tempat yang ideal untuk relaksasi dan menikmati udara segar.)

**Kuliner:**

1. <b>Mie Ongklok</b> (Mie rebus khas Wonosobo dengan kuah kental yang terbuat dari ebi dan tepung kanji. Biasanya disajikan dengan sate sapi atau tempe kemul.)
2. <b>Sate Sapi</b> (Sate daging sapi yang dibakar dengan bumbu khas dan disajikan dengan lontong atau nasi. Banyak ditemukan di warung-warung sekitar Telaga Menjer.)
3. <b>Tempe Kemul</b> (Tempe yang digoreng dengan tepung dan bumbu rempah, menghasilkan rasa gurih dan renyah. Cocok sebagai camilan atau lauk pendamping.)

**Hal Menarik:**

1. <b>Perkebunan Teh</b> (Kecamatan Garung memiliki perkebunan teh yang luas dan hijau. Pengunjung bisa berjalan-jalan di antara tanaman teh, mempelajari proses pembuatannya, atau sekadar menikmati pemandangan yang menenangkan.)
2. <b>Tradisi dan Budaya Lokal</b> (Kecamatan Garung masih mempertahankan tradisi dan budaya lokal yang kaya. Pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan seni tradisional atau berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan mereka.)