Cek Kodepos Berdasarkan Wilayah 📪

Atau, cari kodepos langsung berdasarkan nama desa, kecamatan, atau kabupaten/kota:

Kodepos untuk Kecamatan Karangsambung:

Kecamatan Karangsambung memiliki 14 Desa/Kelurahan.

Widoro

Kodepos: 54353

Seling

Kodepos: 54353

Pencil

Kodepos: 54353

Kedungwaru

Kodepos: 54353

Kaligending

Kodepos: 54353

Plumbon

Kodepos: 54353

Pujotirto

Kodepos: 54353

Wadasmalang

Kodepos: 54353

Tlepok

Kodepos: 54353

Kalisana

Kodepos: 54353

Langse

Kodepos: 54353

Banioro

Kodepos: 54353

Karangsambung

Kodepos: 54353

Totogan

Kodepos: 54353

Informasi Menarik di Wilayah Ini 🌟

Oke, berikut adalah daftar poin tempat wisata, kuliner, dan hal menarik di Kecamatan Karangsambung, Kebumen:

**Tempat Wisata:**

1. <b>Wana Wisata Jurangjero</b> (Area perbukitan dengan pemandangan indah, cocok untuk bersantai dan menikmati udara segar. Terdapat juga beberapa spot foto menarik.)
2. <b>Geo Area Karangsambung</b> (Kawasan geologi yang unik dengan batuan-batuan purba dan formasi alam yang menarik. Ideal untuk wisata edukasi dan penelitian geologi.)
3. <b>Curug Kedondong</b> (Air terjun kecil yang menyegarkan, menawarkan suasana alam yang tenang dan asri. Cocok untuk melepas penat dan berinteraksi dengan alam.)

**Kuliner:**

1. <b>Sate Ambal Karangsambung</b> (Varian Sate Ambal khas Karangsambung, menggunakan daging ayam atau kambing dengan bumbu kacang yang lezat dan cita rasa yang berbeda.)
2. <b>Nasi Penggel</b> (Nasi dengan sayuran dan lauk pauk yang dibentuk bulat seperti bola, biasanya disajikan dengan sambal dan kerupuk. Kuliner khas Kebumen yang mudah ditemukan di warung makan sekitar Karangsambung.)
3. <b>Jenang Krasikan</b> (Makanan tradisional terbuat dari tepung ketan, santan, dan gula merah, memiliki tekstur yang lembut dan rasa manis yang khas. Cocok sebagai oleh-oleh.)

**Hal Menarik:**

1. <b>Batu Ampar</b> (Batu besar yang konon menyimpan cerita legenda lokal. Masyarakat setempat meyakini batu ini memiliki kekuatan magis dan sering dikunjungi untuk ritual tertentu.)
2. <b>Tradisi Ruwat Bumi</b> (Upacara adat sebagai bentuk syukur atas hasil panen dan memohon keselamatan. Biasanya diadakan setahun sekali dengan berbagai rangkaian acara seperti arak-arakan, pentas seni, dan doa bersama.)